Ternyata kuliah di Technische Universität München hanya Rp 2,1 juta saja per semesternya!! Biaya kuliah murah ini bisa terjadi karena pemerintah Jerman mensubsidi penuh seluruh biaya studi bagi setiap mahasiswanya. Mari kita cek dibawah ini!
Jika pada tulisan sebelum nya, kami telah membahas biaya kuliah di kota Freiberg, Aachen dan Berlin, maka subjek kami kali ini adalah München. Sebuah kota besar yang terletak di negara bagian Bayern, salah satu negara bagian terkaya di Republik Federal Jerman. Kota München yang berdiri sejak 1158 M, memiliki luas 310,7 km2 dengan ketinggian 519 meter diatas permukaan laut adalah ibu kota negara bagian Bayern.
Di Kota ketiga terbesar di jerman setelah Berlin dan Hamburg ini menjadi pusat dari beberapa perusahaan besar Jerman seperti BMW, Siemens, MAN, Linde, dan Allianz. München juga menjadi tuan rumah bagi 2 universitas tertua di Jerman, Ludwig Maximilian University of Munich (LMU), yang didirkan pada tahun 1472 di Ingolstadt, yang kemudian pindah ke München pada tahun 1826 dan Technical University of Munich (TUM), yang didirikan pada tahun 1868. Terhitung sejak berdirinya, kedua universitas ini telah menelurkan 59 orang ilmuwan peraih nobel.
BACA SELENGKAPNYA DI http://alumnieropa.com/2018/12/07/kuliah-di-tu-munchen-jerman-hanya-dengan-rp-21juta-per-semester/
Jumat, 04 Januari 2019
Selasa, 25 Desember 2018
BPJS Berprinsip Syariah
Dimuat di koran Pikiran Rakyat, 3 Agustus 2015
Oleh Dr. Hilmi Sulaiman Rathomi MKM,
Perhimpunan Profesi Kesehatan Muslim Indonesia (PROKAMI – IMANI) Wilayah Jawa Barat
Kehebohan
fatwa haram BPJS oleh MUI menyedot perhatian publik yang luas. Selama
tahun 2014, BPJS telah membayarkan layanan kesehatan untuk lebih dari 92
juta orang melalui layanan rawat jalan maupun rawat inap, di klinik
ataupun Rumah Sakit di seluruh pelosok nusantara. Kondisi tersebut
menjadikan BPJS saat ini sebagai concern bersama dan perkembangannya
diamati oleh seluruh rakyat Indonesia. Jumlah orang sakit yang dilayani
oleh BPJS pada tahun perdananya tersebut tentu bukan jumlah yang
sedikit, karena setara dengan lebih dari 3 kali jumlah seluruh penduduk
Malaysia. Dengan semua manfaat tersebut, masyarakat, terutama umat
islam, tentu gempar pada saat mengetahui bahwa layanan yang selama ini
dinikmati adalah haram.
Terminologi
haram sebetulnya tidak terdapat dalam dokumen hasil Ijtima Ulama MUI di
Tegal awal Juni lalu. Istilah yang digunakan dalam dokumen tersebut
adalah tidak sesuai prinsip syariah, sehingga rekomendasinya adalah
membentuk aturan operasional BPJS agar sesuai dengan prinsip syariah.
MUI menilai adanya unsur riba (tambahan), gharar (penipuan), dan maisir
(perjudian) pada aktivitas operasional BPJS dalam menyelenggarakan
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Meskipun demikian, pada berbagai
kesempatan, Ketua Bidang Fatwa MUI, KH.Ma’ruf Amin, menyatakan bahwa
meskipun BPJS belum sesuai prinsip syariah, namun karena tergolong dalam
kondisi kedaruratan, masyarakat tetap dipersilakan untuk menikmatinya.
Besarnya manfaat yang dirasakan, adanya ketentuan wajib dari pemerintah,
dan belum adanya alternatif menjadi alasan kondisi kedaruratan
tersebut.
Baca selengkapnya di https://sehatindonesia.id/2018/12/03/bpjs-berprinsip-syariah/
Hikmah
Tak ada kejadian sia-sia
Tak ada kejadian kebetulan
Segala sesuatu hanya bisa terjadi dengan ijin-Nya
Pasti sarat dengan makna
Pasti penuh dengan ilmu
Pasti hikmahnya melimpah
Barangsiapa yang peka dan bening hatinya.
Niscaya akan melihat keindahan Perbuatan-Nya.
Baca selengkapnya di http://rinabersahabat.com/hikmah/
Tak ada kejadian kebetulan
Segala sesuatu hanya bisa terjadi dengan ijin-Nya
Pasti sarat dengan makna
Pasti penuh dengan ilmu
Pasti hikmahnya melimpah
Barangsiapa yang peka dan bening hatinya.
Niscaya akan melihat keindahan Perbuatan-Nya.
Baca selengkapnya di http://rinabersahabat.com/hikmah/
Perbandingan Biaya Kuliah Universitas Negeri di Dalam Negeri dan di Jerman
20 Juta rupiah per semester untuk kuliah di ITB !!!! Di Technische Universität Berlin (TUB) hanya 1,8 juta rupiah saja per semester !!!!
Tulisan di Harian kompas.com yang diterbitkan pada tanggal 06/07/2018 cukup membuat kami, para alumni Jerman di LAE terkejut. Bagaimana tidak terkejut ?!… Institute Technology Bandung (ITB) yang digadang gadang sebagai salah satu kampus elite kelas atas yang berstatus Perguruan Tinggi Negeri, ternyata membebankan para mahasiswanya 12,5 sd 20 juta rupiah / semester. Ini artinya, jika seorang mahasiswa memerlukan waktu 4 tahun untuk menyelesaikan jenjang S1 nya, maka ia harus siap dengan dana antara 75 sd 160 juta rupiah !!… wuih… mahal banget!!! …. ngk percaya? silahkan cek sendiri di https://today.line.me/id/pc/article/Intip+Biaya+Kuliah+3+Institut+di+Indonesia-PL1EZM
Sekarang, pernah ngk terlintas dibenak bahwa ternyata kuliah di Technische Universität Berlin, apapun jurusan studinya, hanya Rp 1.8 juta saja per semesternya !!! Mau tau? Silahkan simak paparan dibawah ini
Kok bisa sih hanya 1.8 juta rupiah per semester? Kenapa tidak bisa?….. biaya kuliah murah ini bisa terjadi karena pemerintah Jerman mensubsidi penuh seluruh biaya studi bagi setiap mahasiswanya.
Baca selengkapnya di http://alumnieropa.com/2018/12/07/perbandingan-biaya-kuliah-universitas-negeri-di-dalam-negeri-dan-di-jerman/
Tulisan di Harian kompas.com yang diterbitkan pada tanggal 06/07/2018 cukup membuat kami, para alumni Jerman di LAE terkejut. Bagaimana tidak terkejut ?!… Institute Technology Bandung (ITB) yang digadang gadang sebagai salah satu kampus elite kelas atas yang berstatus Perguruan Tinggi Negeri, ternyata membebankan para mahasiswanya 12,5 sd 20 juta rupiah / semester. Ini artinya, jika seorang mahasiswa memerlukan waktu 4 tahun untuk menyelesaikan jenjang S1 nya, maka ia harus siap dengan dana antara 75 sd 160 juta rupiah !!… wuih… mahal banget!!! …. ngk percaya? silahkan cek sendiri di https://today.line.me/id/pc/article/Intip+Biaya+Kuliah+3+Institut+di+Indonesia-PL1EZM
Sekarang, pernah ngk terlintas dibenak bahwa ternyata kuliah di Technische Universität Berlin, apapun jurusan studinya, hanya Rp 1.8 juta saja per semesternya !!! Mau tau? Silahkan simak paparan dibawah ini
Kok bisa sih hanya 1.8 juta rupiah per semester? Kenapa tidak bisa?….. biaya kuliah murah ini bisa terjadi karena pemerintah Jerman mensubsidi penuh seluruh biaya studi bagi setiap mahasiswanya.
Baca selengkapnya di http://alumnieropa.com/2018/12/07/perbandingan-biaya-kuliah-universitas-negeri-di-dalam-negeri-dan-di-jerman/
Cara Menebalkan Alis Secara Alami dengan Bahan yang Ada di Rumah
1. Bawang Merah.
Bawang merah merupakan salah satu bumbu dapur yang memiliki banyak manfaat untuk kecantikan salah satunya adalah dapat menebalkan alis mata secara alami. Kandungan sulfur dalam bawang merah dapat mempercepat pertumbuhan bulu alis mata.
– Siapkan 1 siung bawang merah segar yang telah dikupas kulitnya
– Potong menjadi dua bagian
– Oleskan bawang merah tersebut pada alis mata secara merata, hati-hati jangan sampai terkena mata karena dapat menyebabkan rasa pedih
– Diamkan selama 20-30 menit
– Bilas dengan air hingga bersih
– Lakukan cara ini setiap hari untuk mendapatkan alis tebal lebih cepat
2. Kuning Telur.
Telur banyak dimanfaatkan sebagai masker wajah karena mampu mengecilkan pori-pori kulit wajah sehingga wajah semakin kencang. Ternyata salah satu bagian telur yaitu kuning telur sangat efektif untuk menebalkan alis mata.
– Siapkan 1 butir telur, ambil bagian kuning telurnya saja
– Oleskan kuning telur pada alis mata secara merata
– Diamkan selama 20 menit atau hingga mengering, bilas dengan air hingga bersih
– Lakukan cara ini secara rutin untuk mendapatkan hasil lebih maksimal
3. Minyak Zaitun
Minyak zaitun merupakan salah satu bahan herbal yang banyak dimanfaatkan untuk merawat kecantikan kulit. Minyak zaitun ini juga sangat efektif untuk menebalkan alis mata dalam wkatu singkat.
– Oleskan minyak zaitun secukupnya pada alis mata secara merata
– Lakukan pemijatan ringan selama 5-10 menit
– Diamkan semalaman
– Pagi harinya bilas dengan air hingga bersih
– Lakukan cara ini secara rutin setiap hari menjelang tidur untuk mendapatkan hasil lebih maksimal
Baca selengkapnya di http://farrasayu.com/cara-menebalkan-alis-secara-alami-dengan-bahan-yang-ada-di-rumah/
Bawang merah merupakan salah satu bumbu dapur yang memiliki banyak manfaat untuk kecantikan salah satunya adalah dapat menebalkan alis mata secara alami. Kandungan sulfur dalam bawang merah dapat mempercepat pertumbuhan bulu alis mata.
– Siapkan 1 siung bawang merah segar yang telah dikupas kulitnya
– Potong menjadi dua bagian
– Oleskan bawang merah tersebut pada alis mata secara merata, hati-hati jangan sampai terkena mata karena dapat menyebabkan rasa pedih
– Diamkan selama 20-30 menit
– Bilas dengan air hingga bersih
– Lakukan cara ini setiap hari untuk mendapatkan alis tebal lebih cepat
2. Kuning Telur.
Telur banyak dimanfaatkan sebagai masker wajah karena mampu mengecilkan pori-pori kulit wajah sehingga wajah semakin kencang. Ternyata salah satu bagian telur yaitu kuning telur sangat efektif untuk menebalkan alis mata.
– Siapkan 1 butir telur, ambil bagian kuning telurnya saja
– Oleskan kuning telur pada alis mata secara merata
– Diamkan selama 20 menit atau hingga mengering, bilas dengan air hingga bersih
– Lakukan cara ini secara rutin untuk mendapatkan hasil lebih maksimal
3. Minyak Zaitun
Minyak zaitun merupakan salah satu bahan herbal yang banyak dimanfaatkan untuk merawat kecantikan kulit. Minyak zaitun ini juga sangat efektif untuk menebalkan alis mata dalam wkatu singkat.
– Oleskan minyak zaitun secukupnya pada alis mata secara merata
– Lakukan pemijatan ringan selama 5-10 menit
– Diamkan semalaman
– Pagi harinya bilas dengan air hingga bersih
– Lakukan cara ini secara rutin setiap hari menjelang tidur untuk mendapatkan hasil lebih maksimal
Baca selengkapnya di http://farrasayu.com/cara-menebalkan-alis-secara-alami-dengan-bahan-yang-ada-di-rumah/
Kenikmatan dari Sebungkus Nasi Bakar
Seperti Nasi Bakar di Jl. H. Abdul Gani II No. 23, Kalibaru, Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, menyajikan santapan nasi bakar yang beraneka ragam. Pengunjung bisa menikmati nasi bakar teri medan, nasi bakar ayam cah jamur, nasi bakar teri, nasi bakar pada pete, nasi bakar tongkol pedas, dan nasi bakar cumi mercon. Nasi dibungkus daun pisang beserta lauk yang dipilih,ayam kalasan, tempe bacam, iga bakar dan lalapan. Setelah bungkusan dilipat, nasi kemudian dibakar di atas panggangan selama lebih kurang 10 menit. Saat daun pisang mulai layu dan beberapa bagian menjadi kering kecoklatan, nasi diangkat. Dengan asap yang masih mengepul dan menebarkan bau harum, nasi bakar dihidangkan.
Baca selengkapnya di http://nasibakarking.com/index.php/2018/11/19/kenikmatan-dari-sebungkus-nasi-bakar/
Minggu, 09 Desember 2018
Analisa Biaya Sekolah di Tanah Air Dibanding Biaya Kuliah di Jerman
Hallo… Kalian pasti sudah sering mendengar tentang biaya pendidikan SD yang cukup tinggi di Indonesia terlebih lagi untuk daerah Jakarta, Depok dan Bogor. Tapi kalian tau nggak? Ternyata biaya per-semester pada Perguruan Tinggi di Jerman jauh lebih murah, lho. Nggak percaya? Yuk baca selengkapnya dibawah ini J
Kami, para Alumni Jerman di LAE, sangat terkejut, ketika membaca tentang biaya sekolah dasar di daerah Jakarta, Depok dan Bogor, yang di muat pada laman http://mommiesdaily.com/2017/02/24/biaya-beberapa-sd-di-jakarta-depok-dan-bogor/ Bayangkan.. pada tingkat Sekolah Dasar, para orang tua murid yang tinggal di Jakarta, Depok dan Bogor, bisa mengeluarkan dana sampai 78.000.000/tahun untuk menyekolahkan anaknya di tingkar SD! Wow…
Berikut ini beberapa list sekolah yang data nya kami salur dari laman tersebut:
BACA DI https://alumnieropa.com/2018/12/07/analisa-biaya-sekolah-di-tanah-air-dibanding-biaya-kuliah-di-jerman/
Kami, para Alumni Jerman di LAE, sangat terkejut, ketika membaca tentang biaya sekolah dasar di daerah Jakarta, Depok dan Bogor, yang di muat pada laman http://mommiesdaily.com/2017/02/24/biaya-beberapa-sd-di-jakarta-depok-dan-bogor/ Bayangkan.. pada tingkat Sekolah Dasar, para orang tua murid yang tinggal di Jakarta, Depok dan Bogor, bisa mengeluarkan dana sampai 78.000.000/tahun untuk menyekolahkan anaknya di tingkar SD! Wow…
Berikut ini beberapa list sekolah yang data nya kami salur dari laman tersebut:
BACA DI https://alumnieropa.com/2018/12/07/analisa-biaya-sekolah-di-tanah-air-dibanding-biaya-kuliah-di-jerman/
Langganan:
Postingan (Atom)




